Ototouring

Touring Adalah Wujud Kepedulian Kami Terhadap Masyarakat

13 Oct 2016 - 15:34 WIB

Siswanto - OTOLovers

Jauh sebelum membuat tulisan ini, saya akui memang tidak terlalu akrab dengan motor roda dua. Apalagi untuk touring. Sebab, saya terlahir dan dibesarkan oleh keluarga yang sedikit kurang beruntung.

Jangankan punya motor, uang saku untuk ke sekolah saja, masih harus bersusah payah dengan cara membantu mekanik di bengkel teman. Terkadang membantu di warung sembako milik tetangga dan saat itu sudah duduk di bangku SMK Jurusan Otomotif. Walau saya bersekolah di jurusan otomotif, tapi tidak sedikit pun minat saya untuk terjun didunia Otomotif.

Sedikit demi sedikit, kecintaan saya terhadap dunia otomotif mulai bangkit. Puncaknya (mungkin) pada tahun 2006/2007. Saya diajak oleh teman om untuk ikut touring ke Garut bersama klub motornya. Belumlah hilang dari ingatan saya ini, pada saat itu peserta touring kebanyakan menggunakan motor dengan mesin yang berkapasitas lumayan besar, mungkin yang paling kecil 150cc (Yamaha V-Ixion).

Tau apa yang saya rasakan pada saat itu? Merasa gagah, berani, dan tidak peduli. Mungkin hampir kebanyakan orang-orang yang kami lewati tidak merasa suka dengan kehadiran kami, bahkan ada yang menghardik dan berteriak “Norak..woi..!!”.

Setelah hari itu saya berfikir bahwa kebanyakan msyarakat sudah tidak ‘peduli’ dengan klub motor atau konvoi motor dijalan. Masyarakat beranggapan bahwa klub motor atau konvoi motor itu ugal-ugalan dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar, tidak peduli peraturan berlalu-lintas, keamanan orang lain bahkan juga dirinya sendiri.

Rabu, 21 September 2016. Seperti hari-hari biasanya saya pasti baca berita di www.detik.com. Pada salah satu kanal halaman detikoto, disitu ada satu berita yang cukup menarik untuk membaca lebih lama yaitu judul “Otolovers, Ayo Touring ke Sukabumi!“ 

Saya baca artikelnya sampai habis, dan ternyata isinya tentang ajakan touring bagi pengguna motor matic. Asyiknya lagi, dibuka untuk umum dan pesertanya dibatasi hanya 30 orang. 

Saya lebih tertarik lagi, semua akomodasi ditanggung dan semua pesertanya mendapat asuransi. Acara yang bertajuk #AHMOtoTouring ini terselenggara atas kerjasama Detik.com dengan PT. Astra Honda Motor, Tbk (AHM).

Dengan pertimbangan yang cukup matang akhirnya saya mendaftar untuk menjadi peserta touring tersebut, terpilihlah saya dan juga teman-teman yang beruntung untuk menjadi peserta “Oto Touring Goes to Sukabumi 150km”. Setelah semua rangkaian acara (games, edukasi safety riding, charity atau bakti sosial, pengenalan lingkungan dan orang-orang baru) kami lewati dengan antusiasme yang cukup besar, kami yakin akan merubah persepsi negatif yang telah melekat dimasyarakat terhadap klub motor dan menjadi nilai positif untuk kita semua. Terima kasih Detik.com dan juga AHM atas edukasi serta pengalaman yang sangat berharga ini, mungkin diacara selanjutnya akan ada ide-ide kreatif yang akan berguna bagi masyarakat luas.


TAGS   otomotif / otolovers /